Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Poso Dorong Peran Generasi Z sebagai Agen Perubahan Demokrasi Digital

Bawaslu Poso

Foto: Anggota Bawaslu Poso menjadi narasumber pada kegiatan Kohati Go To School bertema “Gen Z Melek Demokrasi: Anti Money Politik, Anti Hoaks dan Anti SARA”

Poso. Peran generasi Z dinilai sangat strategis dalam menentukan arah masa depan demokrasi digital di Indonesia. Sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang bersama kemajuan teknologi informasi, generasi Z diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kualitas demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Poso Whisnu Pratala, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Kohati Go To School bertema “Gen Z Melek Demokrasi: Anti Money Politik, Anti Hoaks dan Anti SARA” yang dilaksanakan di SMA Negeri 4 Poso, Rabu (11/2/2026).

Di hadapan para pelajar, Whisnu menekankan pentingnya sikap tegas generasi muda dalam menolak praktik politik uang, penyebaran hoaks, serta isu SARA yang dapat merusak kualitas demokrasi. Ia juga mengajak para siswa untuk berperan aktif dalam pengawasan pemilu.
 

Bawaslu Poso
Foto: Bawaslu Poso bersama dengan Anggota Kohati Cabang Poso dan Siswa-Siswi SMAN 4 Poso

Menurutnya, partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki peran penting dalam menjaga integritas pemilu. Generasi Z diharapkan tidak hanya menjadi pemilih cerdas, tetapi juga menjadi pengawas partisipatif yang peduli terhadap proses demokrasi.

“Tidak perlu takut untuk melapor ke Bawaslu apabila menemukan dugaan pelanggaran pada pemilu mendatang,” tegas Whisnu.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Poso berharap generasi muda semakin sadar akan hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan ekosistem demokrasi digital yang sehat dan berintegritas di Kabupaten Poso.

Penulis dan Foto: Iwn 

Editor: Meri