Bawaslu Poso Gelar Ngabuburit Pengawasan, Perkuat Spirit Kelembagaan dan Partisipasi Publik
|
Poso – Bawaslu Kabupaten Poso menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu” yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Poso, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai kelembagaan dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu dan pemilihan.
Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Dewi Tisnawaty, sebagai narasumber yang bergabung melalui zoom meeting. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya soliditas internal, integritas, serta komitmen jajaran pengawas pemilu dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawasan.
Selain jajaran Bawaslu Poso, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur organisasi kepemudaan dan insan pers sebagai bentuk kolaborasi pengawasan partisipatif, di antaranya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Poso, Persatuan Wartawan Indonesia Poso, serta Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Poso.
Dalam penyampaiannya, Dewi juga mengaitkan pentingnya pengawasan dengan nilai-nilai moral dan keagamaan. Ia menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, setiap manusia diajak untuk senantiasa berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran. “Manusia yang hadir di tengah masyarakat harus mampu mengajak dalam kebaikan dan memberi manfaat bagi sesama, termasuk dalam mencegah terjadinya kecurangan dan ketidakadilan. Berbuatlah kebaikan dan janganlah berbuat kecurangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam konteks pemilu, upaya mencegah kecurangan, pelanggaran, maupun tindak pidana pemilu merupakan bagian dari menjaga hak rakyat dan menjunjung tinggi nilai kejujuran. Pemilu, menurutnya, tidak hanya sekadar memilih pemimpin, tetapi juga menjadi sarana menjaga kualitas demokrasi. Oleh karena itu, pengawasan tidak cukup dilakukan secara normatif oleh penyelenggara, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sebagai pengingat moral dan penjaga integritas proses demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi juga berharap seluruh peserta yang hadir dapat mengambil peran aktif dalam pengawasan. “Kami berharap seluruh yang terundang dapat berfungsi dan bergerak menjadi pengawas, menjadi pengontrol baik terhadap peserta pemilu maupun penyelenggara itu sendiri. Teman-teman semua diharapkan dapat ikut andil dalam pengawasan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Poso berharap tercipta sinergi antara lembaga pengawas, organisasi kemahasiswaan, dan media dalam mendorong pengawasan yang lebih terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat kelembagaan dalam menghadapi tahapan pemilu dan pemilihan ke depan.
Penulis: Meri
Editor dan Foto: Iwn